Pajak Penghasilan Indonesia

Ekasulistiyana.web.id – Pajak penghasilan adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan seseorang atau badan usaha dalam satu tahun pajak. Di Indonesia, ada beberapa jenis pajak penghasilan yang harus dibayar oleh warga negara atau badan usaha yang memperoleh penghasilan di Indonesia.

1. Pajak Penghasilan Orang Pribadi

1. Pajak Penghasilan Orang Pribadi

Pajak penghasilan orang pribadi (PPh OP) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh individu dalam satu tahun pajak. Jenis-jenis penghasilan yang termasuk dalam PPh OP antara lain gaji, honorarium, tunjangan, dan lain sebagainya.

2. Pajak Penghasilan Badan

2. Pajak Penghasilan Badan

Pajak penghasilan badan (PPh Badan) adalah pajak yang dikenakan terhadap keuntungan yang diperoleh oleh badan usaha dalam satu tahun pajak. Jenis-jenis badan usaha yang terkena PPh Badan antara lain perseroan terbatas, firma, koperasi, dan lain sebagainya.

3. Pajak Penghasilan Pasal 21

3. Pajak Penghasilan Pasal 21

Pajak penghasilan pasal 21 (PPh 21) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh karyawan. PPh 21 dipotong oleh pemberi kerja dan disetorkan ke negara melalui pajak penghasilan.

4. Pajak Penghasilan Pasal 26

Pajak penghasilan pasal 26 (PPh 26) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh pihak asing yang tidak memiliki kewajiban pajak di Indonesia.

Pajak penghasilan adalah salah satu jenis pajak yang dikenakan pada penghasilan yang diterima oleh individu atau badan usaha. Pajak ini merupakan sumber utama pendapatan negara yang sangat penting untuk mendukung berbagai program pembangunan. Namun, ada beberapa jenis pajak penghasilan yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Jenis-Jenis Pajak Penghasilan

Terdapat beberapa jenis pajak penghasilan yang harus diketahui oleh masyarakat Indonesia. Berikut beberapa jenis pajak penghasilan:

1. PPh 21

Pajak Penghasilan Pasal 21 atau yang sering disebut PPh 21 adalah pajak penghasilan yang harus dibayar oleh semua pegawai swasta atau karyawan. PPh 21 merupakan pajak yang dipotong langsung dari gaji atau penghasilan yang diterima karyawan dengan tarif yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

2. PPh 22

Pajak Penghasilan Pasal 22 atau yang sering disebut PPh 22 adalah pajak penghasilan yang dikenakan pada pengusaha yang melakukan penjualan atau perdagangan barang. PPh 22 berlaku khusus untuk pengusaha yang tidak terdaftar sebagai subjek Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

3. PPh 23

Pajak Penghasilan Pasal 23 atau yang sering disebut PPh 23 adalah pajak penghasilan yang dikenakan pada pengusaha atau badan usaha yang memperoleh penghasilan dari bunga, royalti, sewa, dan hadiah undian. PPh 23 juga dikenakan pada pengusaha yang memperoleh penghasilan dari jasa atau kegiatan lain yang tidak tercakup dalam PPh 21 dan PPh 22.

4. PPh 25

Pajak Penghasilan Pasal 25 atau yang sering disebut PPh 25 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pembeli yang membayar penghasilan kepada pihak lain. Contohnya adalah sewa properti yang dibayar oleh penyewa kepada pemilik properti. Tarif PPh 25 ditetapkan sebesar 2% dari nilai transaksi.

5. PPh 29

Pajak Penghasilan Pasal 29 atau yang sering disebut PPh 29 adalah pajak penghasilan yang dikenakan pada wajib pajak yang memperoleh penghasilan dari sumber di luar negeri. Wajib pajak yang terkena PPh 29 adalah orang pribadi atau badan usaha yang tidak memiliki kantor atau tempat usaha di Indonesia.

Kesimpulan

Dari jenis-jenis pajak penghasilan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa setiap orang atau badan usaha yang memperoleh penghasilan di Indonesia harus membayar pajak sesuai dengan jenis atau pasal yang berlaku. Hal ini penting untuk memastikan agar pembangunan negara dapat berjalan dengan baik dan lancar.

5 Jenis Pajak Penghasilan yang Wajib Diketahui

  • Pajak Penghasilan Pegawai (PPh 21)

  • Pajak Penghasilan Pasal 22

  • Pajak Penghasilan Pasal 23

  • Pajak Penghasilan Pasal 25

  • Pajak Penghasilan Pasal 26

  • 1. Pajak Penghasilan Pegawai (PPh 21)

  • Pajak Penghasilan Pegawai (PPh 21) merupakan pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh pegawai atau karyawan dari perusahaan tempat ia bekerja. PPh 21 juga berlaku untuk penerima penghasilan lain seperti pensiunan, pesangon, dan lain-lain. Pajak ini wajib dipotong oleh pihak perusahaan dan disetor ke pihak yang berwenang.

  • 2. Pajak Penghasilan Pasal 22

  • Pajak Penghasilan Pasal 22 adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh pengusaha atau importir dari penjualan barang atau jasa dari dalam negeri atau luar negeri. Pajak ini wajib dikenakan oleh pihak-pihak yang melakukan transaksi tersebut dan disetor ke pihak yang berwenang.

  • 3. Pajak Penghasilan Pasal 23

  • Pajak Penghasilan Pasal 23 adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh pihak yang melakukan jasa atau sewa dari pengguna jasa atau sewa. Pajak ini wajib dipotong oleh pengguna jasa atau sewa dan disetor ke pihak yang berwenang.

  • 4. Pajak Penghasilan Pasal 25

  • Pajak Penghasilan Pasal 25 adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh pihak yang berada dalam hubungan kerja atau kerjasama dengan perusahaan atau badan usaha tertentu. Pajak ini wajib dipotong oleh pihak perusahaan atau badan usaha dan disetor ke pihak yang berwenang.

  • 5. Pajak Penghasilan Pasal 26

  • Pajak Penghasilan Pasal 26 adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh pihak yang berasal dari luar negeri dan melakukan kegiatan di Indonesia. Pajak ini wajib dipotong oleh pihak perusahaan atau badan usaha yang melakukan kerjasama dengan pihak asing tersebut dan disetor ke pihak yang berwenang.

  • Pajak Penghasilan Ada Berapa: FAQs

    Pajak Penghasilan Ada Berapa:

    Apa Itu Pajak Penghasilan?

    Apa Itu Pajak Penghasilan?

    Pajak penghasilan adalah sebuah sistem perpajakan yang diterapkan pada penghasilan yang diterima oleh seorang individu atau badan usaha.

    Berapa Jenis Pajak Penghasilan Yang Ada di Indonesia?

    Berapa Jenis Pajak Penghasilan Yang Ada di Indonesia?

    Di Indonesia, terdapat dua jenis pajak penghasilan, yaitu pajak penghasilan orang pribadi dan pajak penghasilan badan.

    Apa Saja Objek Pajak Penghasilan Orang Pribadi?

    Apa Saja Objek Pajak Penghasilan Orang Pribadi?

    Objek pajak penghasilan orang pribadi meliputi:

    • Penghasilan dari pekerjaan
    • Penghasilan dari usaha
    • Penghasilan dari modal
    • Penghasilan dari investasi

    Apa Saja Objek Pajak Penghasilan Badan?

    Apa Saja Objek Pajak Penghasilan Badan?

    Objek pajak penghasilan badan meliputi:

    • Penghasilan dari usaha
    • Penghasilan dari modal
    • Penghasilan dari investasi

    Bagaimana Cara Menghitung Pajak Penghasilan?

    Bagaimana Cara Menghitung Pajak Penghasilan?

    Pajak penghasilan dihitung berdasarkan tarif pajak penghasilan yang berlaku pada saat penghasilan diterima.

    Apakah Seluruh Penghasilan Harus Dikenakan Pajak?

    Apakah Seluruh Penghasilan Harus Dikenakan Pajak?

    Tidak seluruh penghasilan harus dikenakan pajak. Ada beberapa penghasilan yang dikecualikan atau diberikan pengurangan pajak.

    Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu yang membutuh
    kan!

    GAJI DIBAWAH 6 JUTA PER BULAN, PAJAKNYA BERAPA? | TIPS BISNIS | KONSULTAN PAJAK | PAJAK PENGHASILAN | Video

    Leave a Comment