Penulisan Gelar yang Benar

Penulisan gelar yang benar di Indonesia ditulis setelah nama, diikuti dengan tanda titik. Contoh: Susi Pudjiastuti, M.Sc. (Magister Sains) atau Budi Santoso, S.Si, M.Si (Sarjana Sains & Magister Sains) Dalam bahasa Inggris gelar ditulis sebelum …

Penulisan gelar yang benar di Indonesia ditulis setelah nama, diikuti dengan tanda titik. Contoh: Susi Pudjiastuti, M.Sc. (Magister Sains) atau Budi Santoso, S.Si, M.Si (Sarjana Sains & Magister Sains) Dalam bahasa Inggris gelar ditulis sebelum nama. Contoh : Prof. John Doe, Ph.D.

Itu hanya dasar penulisan gelar di indonesia, penulisan gelar dapat bervariasi sesuai dengan aturan institusi tertentu. Perlu diingat juga kalau gelar yang ditulis harus sesuai dengan yang sebenarnya dimiliki oleh orang tersebut, tidak boleh sewenang-wenang.

Ada beberapa poin penting dalam cara penulisan gelar yang benar, seperti: Struktur dan cara penulisan gelar akademik dilakukan di depan atau di belakang nama lengkap; Tanda koma dipakai di antara nama orang dan singkatan gelar akademis yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga;

Selain itu, tanda koma juga berfungsi untuk menjembatani antara satu gelar dengan gelar akademik lain yang lebih tinggi; Tanda titik berfungsi mengikuti setiap unsur singkatan gelar akademik.

Termasuk juga singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat; dan Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang.

Contoh Penulisan Gelar yang Benar:

1. Prof. Dr. Ir. H. Mulawarman

2. Dr. Ir. Siti Nurjanah, M.T.

3. Dr. drg. Agus Setiawan, Sp.KG

4. Dr. Ir. Tri Utami, M.Si

5. Prof. Dr. Ir. Sri Adiningsih

6. Dr. Ir. Yulius Erfianto, M.Eng

7. Dr. drg. Rahmat Hidayat, Sp.BM